Minggu, 10 April 2011

Pola Sehat Berpacaran

Pola Sehat Berpacaran

Zaman  dulu mungkin semua orang masih awam dengan yang namanya berpacaran, mereka mungkin berpacaran secara sembunyi-sembunyi dari kedua oarangtuanya atau mungkin ada yang sudah dijodohkan kepada pria atau wanita yang menurut orangtuanya itu sudah pantas menjadi pasangan hidupnya . Siti Nurbaya misalnya, dia dipaksa menikah dengan lelaki yang tidak ia cintai, Datuk Maringgi namanya, karena dililit oleh hutang akhirnya orangtuanya terpaksa menjodohkan dia bahkan mengawininya dengan lelaki jahat itu, sedangkan zaman sekarang di era globalisasi ini anak muda sangat banyak di jumpai dimanapun sedang berpacaran di tempat umum tanpa menghiraukan omongan-omongan oranglain terhadap mereka .
Pacaran memang boleh-boleh saja untuk siapapun tapi memang harus ada batasan-batasan tertentu supaya mereka  tidak terjerumus kedalam hal-hal negative .  Pacaran sebenarnya tidak di wajibkan oleh Allah.SWT ,  Allah memang menciptakan manusia berpasang-pasangn  tetapi Allah tidak mewajibkan untuk berpasaran apalagi berpacaran dengan tidak sopan .

Pacaran  Sehat itu penting, dengan pacaran sehat kita akan merasa tidak perlu ada yang ditakuti baik secara fisik maupun batin . Pacaran Sehat banyak asumsinya, diantaranya :
1. Sehat fisik
sehat secara fisik berarti tidak ada kekerasan dalam berpacaran. biarpun cowok secara fisik memang lebih kuat, bukan berarti cowok dapat seenaknya menindas kaum cewek.
2. Sehat emosional
hubungan kita dengan orang lain akan terjalin dengan baik apabila ada rasa nyaman, saling pengertian, dan juga keterbukaan. kita tidak hanya dituntut untuk mengenali emosi diri sendiri, tetapi juga emosi orang lain. yang paling penting adalah bagaimana kita mengungkapkan dan mengendalikan emosi dengan baik.
3. Sehat sosial
pacaran sebaiknya bersifat tidak mengikat, artinya hubungan sosial dengan yang lain tetap harus dijaga dan kita tidak selalu fokus hanya pada pacar saja.
4. Sehat seksual
secara biologis, kaum remaja mengalami perkembangan dan kematangan seks. tanpa disadari, pacaran juga mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. kedekatan secara fisik dapat mendorong keinginan untuk melakukan kontak fisik yang lebih jauh. jika hal itu diteruskan dan tidak terkontrol, maka dapat menimbulkan hal-hal yang sangat berisiko.

Telah disebutkan siatas apa saja yang perlu kita perhatikan dalam berpacaran, mingkin memang lebih baik kita sebagi kaum muda menghindari hal-hal yang nantinya akn berakibat tidak baik bagi diri kita .

Saran : Harus memperhatikan bahwa apa yang kita lakukan dalam berpacaran belum tentu akan mendapatkan kebaikan untuk diri kita sendiri maka pacaranlah dalam batasan yang wajar .
Kritik : Anak muda sekarang sudah jarang atau mungkin tidak menghiraukan pendapat oranglain terhadap apa yang mereka lakukan dalam bepacaran didepan umum atau tempat yang tidak layak untuk mengumbar kemesraan .

Pola Sehat Berpacaran

Zaman  dulu mungkin semua orang masih awam dengan yang namanya berpacaran, mereka mungkin berpacaran secara sembunyi-sembunyi dari kedua oarangtuanya atau mungkin ada yang sudah dijodohkan kepada pria atau wanita yang menurut orangtuanya itu sudah pantas menjadi pasangan hidupnya . Siti Nurbaya misalnya, dia dipaksa menikah dengan lelaki yang tidak ia cintai, Datuk Maringgi namanya, karena dililit oleh hutang akhirnya orangtuanya terpaksa menjodohkan dia bahkan mengawininya dengan lelaki jahat itu, sedangkan zaman sekarang di era globalisasi ini anak muda sangat banyak di jumpai dimanapun sedang berpacaran di tempat umum tanpa menghiraukan omongan-omongan oranglain terhadap mereka .
Pacaran memang boleh-boleh saja untuk siapapun tapi memang harus ada batasan-batasan tertentu supaya mereka  tidak terjerumus kedalam hal-hal negative .  Pacaran sebenarnya tidak di wajibkan oleh Allah.SWT ,  Allah memang menciptakan manusia berpasang-pasangn  tetapi Allah tidak mewajibkan untuk berpasaran apalagi berpacaran dengan tidak sopan .

Pacaran  Sehat itu penting, dengan pacaran sehat kita akan merasa tidak perlu ada yang ditakuti baik secara fisik maupun batin . Pacaran Sehat banyak asumsinya, diantaranya :
1. Sehat fisik
sehat secara fisik berarti tidak ada kekerasan dalam berpacaran. biarpun cowok secara fisik memang lebih kuat, bukan berarti cowok dapat seenaknya menindas kaum cewek.
2. Sehat emosional
hubungan kita dengan orang lain akan terjalin dengan baik apabila ada rasa nyaman, saling pengertian, dan juga keterbukaan. kita tidak hanya dituntut untuk mengenali emosi diri sendiri, tetapi juga emosi orang lain. yang paling penting adalah bagaimana kita mengungkapkan dan mengendalikan emosi dengan baik.
3. Sehat sosial
pacaran sebaiknya bersifat tidak mengikat, artinya hubungan sosial dengan yang lain tetap harus dijaga dan kita tidak selalu fokus hanya pada pacar saja.
4. Sehat seksual
secara biologis, kaum remaja mengalami perkembangan dan kematangan seks. tanpa disadari, pacaran juga mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. kedekatan secara fisik dapat mendorong keinginan untuk melakukan kontak fisik yang lebih jauh. jika hal itu diteruskan dan tidak terkontrol, maka dapat menimbulkan hal-hal yang sangat berisiko.

Telah disebutkan siatas apa saja yang perlu kita perhatikan dalam berpacaran, mingkin memang lebih baik kita sebagi kaum muda menghindari hal-hal yang nantinya akn berakibat tidak baik bagi diri kita .

Saran : Harus memperhatikan bahwa apa yang kita lakukan dalam berpacaran belum tentu akan mendapatkan kebaikan untuk diri kita sendiri maka pacaranlah dalam batasan yang wajar .
Kritik : Anak muda sekarang sudah jarang atau mungkin tidak menghiraukan pendapat oranglain terhadap apa yang mereka lakukan dalam bepacaran didepan umum atau tempat yang tidak layak untuk mengumbar kemesraan .

Cinta Kasih dalam Ilmu Budaya Dasar


Menurut Sternberg, cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap orang. Kisah tersebut merefleksikan kepribadian, minat dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan. Ada kisah tentang perang memperebutkan kekuasaan, misteri, permainan dan sebagainya. Kisah pada setiap orang berasal dari “skenario” yang sudah dikenalnya, apakah dari orang tua, pengalaman, cerita dan sebagainya. Kisah ini biasanya mempengaruhi orang bagaimana ia bersikap dan bertindak dalam sebuah hubungan.

arti cinta dan sayang.banyak yang mengira  sayang dan cinta hampir sama.karena kegunaan dan bentuk pengukapan dalam segi rasa hampir sama.berbanding terbalik atau sangat mirip.Tapi setelah babayak pendapat ternyata bebeda fungsi,gunanya dan penempatan.Biasanya rasa sayang tumbuh lebih dahulu sebelum rasa cinta muncul.Tumbuhnya rasa sayang dan cinta semua tidak diketahui kapan dan sampai kapan,menurut buku yang saya baca cinta definisanya tidak terbatas,jadi rasa cinta dan sayang itu jangan dibatasi sebab luas persepsinya.

 Cinta adalah sesuatu yang suci, anugerah Tuhan dan sering tidak rasional. Cinta dipenuhi nuansa memaklumi dan memaafkan. Kesabaran, kesetiaan, pengertian, pemberian dan pengorbanan akan mendatangkan/menyuburkan cinta, sementara penyelewengan, egoisme, kikir dan kekasaran akan menghilangkan rasa cinta.
Cinta kasih adalah kisah yang menggambarkan perasaan seseorang yang sangat berharga dan tulus untuk siapa saja yang disayanginya.

Sternberg terkenal dengan teorinya tentang segitiga cinta (bukan cinta segitiga, lho). Segitiga cinta itu mengandung komponen: (1) keintiman (intimacy), (2) gairah (passion) dan (3) komitmen.


Keintiman adalah elemen emosi, yang di dalamnya terdapat kehangatan, kepercayaan (trust) dan keinginan untuk membina hubungan. Ciri-cirinyaantara lain seseorang akan merasa dekat dengan seseorang, senang bercakap-cakap dengannya sampai waktu yang lama, merasa rindu bila lama tidak bertemu, dan ada keinginan untuk bergandengan tangan atau saling merangkul bahu.

Gairah adalah elemen motivasional yang didasari oleh dorongan dari dalam diri yang bersifat seksual.

Komitmen adalah elemen kognitif, berupa keputusan untuk secara sinambung dan tetap menjalankan suatu kehidupan bersama.
Pada remaja, diharapkan mereka mulai mengenali cinta melalui hubungan yang mengandung komponen keintiman. Mulai dari tahap perkenalan, lalu menjadi teman akrab, lalu sahabat. Pada tahap persahabatan, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis kelamin, diharapkan berkembang perasaan hangat, kedekatan dan emosi-emosi lain yang lebih kaya. Dalam hubungan antar jenis, persahabatan dapat berkembang dengan komitmen pacaran. Pada tahap pacaran ini keintiman dapat muncul komponen gairah dengan proporsi yang relatif rendah.


Pada pasangan yang telah dewasa, bila faktor-faktor emosional dan sosial telah dinilai siap, maka hubungan itu dapat dilanjutkan dengan membuat komitmen perkawinan. Dalam perkawinan, diharapkan ketiga komponen ini tetap hadir dan sama kuatnya.
Pada budaya tertentu, komitmen dianggap sebagai kekutan utama dalam perkawinan. Karena itu banyak perkawinan (dalam budaya tersebut) yang hanya dilandasi oleh komitmen masing-masing pihak pada lembaga perkawinan itu sendiri. Perkawinan dipandang sebagai keharusan budaya dan agama untuk melanjutkan keturunan, atau karena usia, atau untuk meningkatkan status, atau sebab-sebab lain. Perkawinan seperti ini akan terasa kering karena baik suami maupun istri hanya menjalankan kewajibannya saja.


Kritik : Cinta Kasih tidak selalu kita berikan terhadap kekasih kita melainkan kepada semua orang yang berhak kita cintai dan sayangi seperti orangtua kita sendiri, serta harus mengetahui apasaja yang pantas kita lakukan dalam kategori Cinta itu sendiri.

Saran : Cintai dan sayangilah orang yang berjasa bagi kita, orangtua .

Seni dengan Ilmu Budaya Dasar

Pengertian Seni
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta).
Cabang-cabang seni
§  Estetika
§  Musik
§  Seni Rupa
§  Seni Pertunjukan
§  Seni Tradisional
§  Seni Konteporer
The Liang Gie berpendapat bahwa jenis nilai yang melekat pada seni mencakup:
 1) nilai keindahan,
 2) nilai pengetahuan,
3) nilai kehidupan.
Fungsi Seni serta tujuannya bisa dibagi menjadi :
a. Fungsi Religi/Keagamaan
Karya seni sebagai pesan religi atau keagamaan. Contoh : kaligrafi, busana muslim/muslimah, dan lagu-lagu rohani. seni juga sering digunakan untuk sebuah upacara kelahiran, kematian, pernikahan dsb. contohnya : gamelan dalam upacara Ngaben di Bali (gamelan luwang, angklung dan gambang)
b. Fungsi Pendidikan
Seni sebagai media pendidikan dapat dilihat dalam musik, misalkan Ansambel karena didalamnya terdapat kerjasama, atau Angklung dan gamelan pun ada nilai pendidikannya karena kesenian tersebut terdapat
nilai sosial, kerjasama dan disiplin. karya seni yang sering digunakan untuk pelajaran/pendidikan seperti : gambar ilustrasi buku pelajaran, film ilmiah/dokumenter, poster, lagu anak-anak, alat peraga IPA, dsb.
c. Fungsi Komunikasi
Seni dapat digunakan sebagai alat komunikasi seperti, kritik sosial, gagasan, kebijakan dan memperkenalkan produk kepada masyarakat. bisa dilihat dalam pagelaran wayang kulit, wayang orang dan seni teater ataupun poster, drama komedi dan reklame.
d. Fungsi Rekreasi/Hiburan
Seni yang berfungsi sebagai sarana melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan yang khusus pertunjukan untuk berekspresi ataupun hiburan.

Hubungannya Ilmu budaya dasar dengan Seni adalah, ilmu budaya dasar sebagai ilmu yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan, sedangkan seni adalah hasil dari suatu perbuatan sesuatu karya atau cipta seseorang yang berarti berwarna, dan kata jadiannya su-cilpa berarti dilengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah.karena keindahannya dapat membuat orang tertarik dan gemar terhadap seni. 

jadi ketika seseorang memiliki ilmu budaya dasar dan mengerti terhadap pengetahuan dasar mengenai masalah - masalah manusia dan kebudayaannya , seni dapat membuat semua masalah menjadi indah. seni bisa digunakan untuk menenangkan batin yang disebabkan oleh masalah-masalah atau dengan seni seseorang dapat membuatkan suatu karya dengan menumpahkan masalah-masalah yang di tanggung kedalam hasil karya seninya.

Dalam tradisi sastra Melayu lama, prosa adalah seluruh hasil karya sastra lisan dan tulisan yang panjang, baik yang berbentuk cerita ataupun bukan cerita, dengan bahasa Melayu sebagai medium. Dari tradisi lisan, muncul tiga genre prosa yang sangat populer di kalangan masyarakat Melayu yaitu: cerita mitos, legenda dan dongeng. Sedangkan dari tradisi tulisan, muncul prosa genre cerita (narasi) dan bukan cerita. Prosa tulis yang berbentuk cerita di antaranya hikayat, epik, sastra panji, sastra sejarah dan sastra agama; sementara prosa tulis yang bukan cerita, di antaranya prosa tentang undang-undang, kitab dan ilmu tradisional. Dalam prosa, bahasa dipahami dalam pengertian denotatif, sesuai dengan makna leksikalnya. 

Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan prosa
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya.

Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide.

Prosa biasanya dibagi menjadi empat jenis, yakni :
1) Prosa naratif
2) Prosa deskriptif
3) Prosa eksposisi dan
4) Prosa argumentatif.

Dalam kesusastraan Indonesia kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.
a. Prosa lama, adalah prosa bahasa Indonesia yang belum dipengaruhi oleh budaya barat. Yang meliputi :
v Dongeng;
v Hikayat;
v Sejarah;
v Epos;
v Cerita pelipur lara.

b. Prosa baru, adalah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apapun, meliputi :
v Cerita pendek;
v Roman/novel;
v Biografi;
v Kisah.


ww.crayonpedia.org/mw/Pengertian_seni_,_cabang-cabang_seni,_unsur-unsur_seni,_sifat_dasar_seni_secara_umum_7.1

Hubungan Kesusastraan dengan Ilmu Budaya Dasar

Hubungan Kesusastraan dengan Ilmu Budaya Dasar

Secara etimologi (menurut asal-usul kata) kesusastraan berarti karangan yang indah. “sastra” (dari bahasa Sansekerta) artinya : tulisan, karangan. Akan tetapi sekarang pengertian “Kesusastraan” berkembang melebihi pengertian etimologi tersebut. Kata “Indah” amat luas maknanya. Tidak saja menjangkau pengertian-pengertian lahiriah tapi terutama adalah pengertian-pengertian yang bersifat rohaniah. Misalnya, bukankah pada wajah yang jelek orang masih bisa menemukan hal-hal yang indah.
Sebuah cipta sastra yang indah, bukanlah karena bahasanya yang beralun-alun dan penuh irama. Ia harus dilihat secara keseluruhan: temanya, amanatnya dan strukturnya. Pada nilai-nilai yang terkandung di dalam ciptasastra itu.
Jika disimpulkan maka “kesusastraan” adalah merupakan pengungkapan dari fakta artistik dan imajinatif sebagai manifestasi kehidupan manusia (dan masyarakat) melalui bahasa sebagai medium dan punya efek yang positif terhadap kehidupan manusia (kemanusiaan).

Bentuk-bentuk Kesusastraan
Ada beberapa bentuk kesusastraan :
  • Puisi
  • Cerita Rekaan (fiksi)
  • Essay dan Kritik
  • Drama
Bentuk kesusastraan yang lain adalah drama atau sandiwara (sandi = rahasia, Wara = pelajaran). Artinya pelajaran yang disampaikan secara rahasia. Drama atau sandiwara yang digolongkan ke dalam ciptasastra bukanlah drama atau sandiwara yang dimainkan (dipergelarkan) tetapi adalah cerita, atau naskah, atau reportoar yang akan dimainkan tersebut.
Ilmu Budaya Dasar dengan Kesusastraan
Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang memberikan pengetahuan dasar tenteang budaya serta pengetahuan umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah - masalah manusia.
Hubungan ilmu budaya dasar dengan kesusastraan sangat penting , karena ilmu budaya dasar meliputi dalam hal bahasa.


Ada beberapa alasan mengapa ilmu budaya dasar sangat penting hubungannya dalam hal kesuastraan : 
1. Sastra menggunakan bahasa. Sementara itu bahasa mempunyai kemampuan untuk menampung hampi semua kegiatan manusia

2. Sastra juga lebih mudah berkomunikasi karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat mengunakan bahasa adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagiaan, kebebasan, dan lainnya yang
digarap oleh filsafat adalah abstra. Sifat abstrak inilah yang menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi.

3. Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang leih mudah menemukan gagasan-gagasanya dalam bentuk yang tidak normative.

Kritik : Banyak kalangan muda atau tua sudah jarang berucap atau bertutur kata dengan baik, padahal sastra mengajarkan untuk bertutur kata dan berprilaku dengan baik di masayarakat. Jadi pada semua kalangan harus dapat mempergunakan sastra di dalam Budaya dengan baik .
Saran : pergunakanlah sastra dalam kehidupan sehari-hari pada buday yang ada sekarang ini .



Minggu, 20 Maret 2011

Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan Sistem Informasi

Pengertian Sistem
Sistem adalah sekumpulan objek yang saling berhubungan membentuk suatu kesatuan, sedangkan 
Menurut LUDWIG VON BARTALANFY Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatuantar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan. 


Pengertian Informasi
Informasi adalah sesuatu atau data yang sudah diolah yang berguna bagi yang membutuhkan .


Pengertian Sistem Informasi

  • Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.
  • Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user) .


Hubungan IBD dengan Sistem Informasi

Ilmu Budaya Dasar sangat berpengaruh dengan Sistem Informasi karena dengan adanya Sistem Informasi maka semua orang dapat menggunakan atau mengakses berbagai hal yang mereka butuhkan untuk dapat mereka kembangkan lagi baik yang berhubungan dengan Sistem itu sendiri atau dengan Budaya .
Secara definisi budaya adalah cermin prilaku manusia yang sangat beragam dan terwujud dalam bermacam-macam bidang.Sedangkan informatika merupakan salah satu cabang keilmuan yang cukup luas karena hampir mencakup dan terkait dengan berbagai hal tentang kehidupan termasuk budaya. Sebab kumpulan ilmu informatika ini secara spesifik mengolah data menjadi informasi dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi informasi atau computer dalam menggali dan mempertahankan sasana budaya yang telah kita miliki sebagai wujud rasa cinta terhadap bangsa Indonesia.
Globalisasi pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku. 

Kritik 
Banyaknya penyalahgunaan Ilmu Budaya dengan Sistem Informasi sekarang ini di masyarakat , sehingga menimbulkan dampak yang kurang baik bagi perkermbangan zaman .

Saran
Pada semua kalangan harus bisa menerapkan Ilmu Budaya dengan Sistem Informasi yang ada, jangan menyalahgunakannya, harus bisa mengembangkan budaya dengan baik dalam suatu sistem yang telah ada . 







http://www.idafazz.com/pengertian-sistem.php

Rabu, 16 Februari 2011

Ilmu Budaya Dasar

Ilmu Budaya Dasar dalam Kehidupan

Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris the Humanities, yang berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus.
 
Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus).
Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar 
  • Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya lebih dikenal luarnya saja
  • Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain
  • Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup
  • Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia
  • Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya
  • Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya. 
Ruang Lingkup IBD dalam Kehidupan
    •    Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities) dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
    •   Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang bberaneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.

  • Ilmu budaya dasar dalam kehidupan kita sebagai seorang individu, yaitu peran ilmu budaya dasar dalam hati kecil kita, pada saat kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sering kali membimbangkan kita. Ini sangat penting dalam mengambil keputusan-keputusan dalam hidup kita.
  • Ilmu budaya dasar dalam kehidupan berkeluarga, yaitu bagaimana ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi sikap kita terhadap anggota keluarga kita, bagaimana kita seharusnya bersikap agar tidak mengecewakan keluarga, terutama orang tua kita.
  • Ilmu budaya dasar dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu sejauh apa ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi sikap dan tata cara kita dalam bermasyarakat. Bila kita sudah mempunyai dasar yang kuat, dapat diyakini bahwa kita akan dapat membawa diri dalam masyarakat.
KRITIK 
Ilmu Budaya dasar saat ini harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan, untuk menjalin hubungan  baik antara manusia lainnya dalam bermasyarakat. manusia harus dapat menjalin hubungan dengan baik supaya tidak ada yang merasa terasingi di lingkungannya.Banyak yang acuh tak acuh dalam kehidupan karena mereka tidak menrapkan Ilmu Budaya dan Agama dalam diri mereka.

SARAN

Dilihat dari kehidupan sekarang ini, bahwa manusia  sudah kurang menjalin hubungan baik dengan manusia lainnya, oleh sebab itu maka setiap individu harus dapat menerapkan sikap disiplin dalam diri mereka, menerpakan ilmu budaya dalam dirinya agar terjalin hubungan baik antar individu dalam kehidupan mereka. Khususnya para mahasiswa yang kelak menjadi pemimpin dalam kehidupan mendatang, maka mahasiswa harus bisa memeberikan contoh baik dalam lingkungan yang ia tempati nantinya supaya menjadi teladan untuk individu yang lain.






http://www.anneahira.com/ilmu/ilmu-budaya-dasar.htm
http://nadhika.wordpress.com/2010/02/27/ilmu-budaya-dasar/
http://mandakatartika.wordpress.com/2010/02/27/ibd1/